Ketua KPK Firli Bahuri Tersangka, Diminta Mundur dan Terancam Hukuman Seumur Hidup

Avatar

- Redaksi

Kamis, 23 November 2023 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua KPK Firli Bahuri resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Ancaman hukuman yang dihadapi Firli adalah penjara seumur hidup sesuai Pasal 12B, dengan denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri mengatakan, Firli dipersangkakan Pasal 12e atau Pasal 12B. “Pasal 12B ayat 1, di ayat duanya disebutkan bahwa pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara sebagaimana yang dimaksud ayat 1, dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun,” ungkap Ade di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/11/2023).

Selain itu, Firli juga dijerat Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara satu hingga lima tahun, serta denda antara Rp 50 juta hingga Rp 250 juta.

Polda Metro Jaya menyelidiki pertemuan Firli dan Syahrul di lapangan badminton sebagai bagian dari kasus pemerasan ini. Sejak adanya pengaduan masyarakat pada 12 Agustus, polisi telah memeriksa 91 saksi. Kasus ini bermula dari dugaan pemerasan terkait korupsi di Kementerian Pertanian tahun 2021.

Eks penyidik KPK, Yudi Purnomo, menilai sebaiknya Firli segera mundur sebagai Ketua KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, langkah ini lebih baik untuk kebaikan KPK agar tidak terbebani masalah hukum.

“Firli akan nonaktif dari posisinya (setelah jadi tersangka, red). Oleh karena itu sebaiknya Firli mundur daripada jadi beban KPK,” kata Yudi kepada wartawan, Kamis, 23 November dini hari.

Diharapkan, penetapan Firli sebagai tersangka memberikan harapan cerah bagi upaya pemberantasan korupsi ke depan. Hal ini dianggap sebagai langkah positif menuju masa depan yang lebih baik dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi.

Polda Metro Jaya telah menyelesaikan gelar perkara, menetapkan Firli sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup, termasuk keterangan saksi dan bukti elektronik. Rangkaian kasus ini dimulai dari aduan masyarakat pada 12 Agustus 2023, yang kemudian mengalami serangkaian tahap penyelidikan hingga penetapan status menjadi penyidikan pada 6 Oktober 2023. (RED)

Berita Terkait

GSBI Menghimbau Aksi May Day Tetap Damai Tanpa Adanya Aksi Anarkisme
Pimpinan KPK Beda Sikap, Pengusaha Suryo Belum Tersangka
[Disinformasi] Luhut Binsar Pandjaitan Mengundurkan dari Jabatannya
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:17 WIB

Kakanwil Kemenkumham Sumut Pantau Langsung Pelaksanaan Tusi Rutan Labuhan Deli

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:29 WIB

Transformasi Rumah Detensi Imigrasi Medan: Lebih dari Sekadar Menjaga Deteni

Jumat, 10 Mei 2024 - 08:45 WIB

PT Sidojadi Kebun Sei Parit Terima Pertemuan Bipartit Bersama Pengurus Cabang dan PUK FSP PP SPSI kab.Serdang Bedagai

Jumat, 10 Mei 2024 - 06:34 WIB

Diklaim Punya Hutang, PT ABL Digugat Rekannya Rp 2,6 Miliar

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:50 WIB

Dorong Satker Kumham Sumut Raih WBK, Agung Krisna Beri Arahan Persiapan Evaluasi PZI Menuju WBK Tahun 2024

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:52 WIB

BERI REKOMENDASI HAK INTEGRASI MELALUI SIDANG TPP

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:35 WIB

PERKUAT POLA PIKIR DAN OPTIMALNYA BUDAYA KERJA LEWAT APEL PAGI

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:03 WIB

Danmenarmed 2 Kostrad Berikan Arahan, Motivasi dan Reward Prajuritnya Berprestasi

Berita Terbaru