Pimpinan KPK Beda Sikap, Pengusaha Suryo Belum Tersangka

Avatar

- Redaksi

Selasa, 28 November 2023 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango, memberikan peringatan kepada rekan-rekannya untuk tidak sembarangan menyebut seseorang sebagai tersangka. Ketiga Wakil Ketua KPK, yaitu Alexander Marwata, Nurul Ghufron, dan Johanis Tanak, hanya boleh menyampaikan status hukum seseorang melalui konferensi pers resmi.

Peringatan ini muncul setelah Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengumumkan pengembangan kasus dugaan suap proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Dalam pengembangan tersebut, seorang pengusaha bernama MS atau Muhamad Suryo disebut menjadi tersangka.

Nawawi mengingatkan agar pengumuman status tersangka dilakukan setelah tindakan penahanan atau tindakan hukum tertentu. Hal ini bertujuan untuk menghindari keceplosan yang dapat menimbulkan persoalan.

“Jangan sebelum tindakan penahanan atau tindakan apa sudah keburu ngomong, keceplosan, oh, ini sudah tersangka. Ini menimbulkan persoalan,” kata Nawawi seperti dikutip dari tayangan YouTube KPK RI, Selasa, 28 November.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, juga menegaskan keterbatasannya dalam memberikan informasi terkait penetapan tersangka MS. Ia menyatakan bahwa pengumuman tersangka beserta penjelasan konstruksi perkara sebaiknya dilakukan saat penahanan untuk menghindari simpang siur.

Asep Guntur tidak mengetahui detail penetapan tersangka MS karena tidak terlibat dalam kesimpulan penetapan tersebut. “Bagaimana prosesnya dan lain-lain, saya tidak tahu dan saya tidak ada di sini. Jika nanti ditetapkan tersangka, nanti pasti diumumkan,” tandas Asep Selasa, 28 November. Menurutnya proses pengumuman tersangka di KPK dilakukan secara resmi melalui konferensi pers yang melibatkan pejabat tertentu, seperti Direktur Penyidikan dan Deputi Penyidikan.

Informasi juga mencuat bahwa Nawawi Pomolango, dalam gelar perkara penetapan tersangka MS atau Muhamad Suryo, keberatan atas kehadiran Firli Bahuri dan bahkan keluar ruangan. Adapun Deputi Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa pengumuman penetapan tersangka MS akan dilakukan melalui konferensi pers.

Berdasarkan informasi, penetapan tersangka MS disetujui oleh tiga pimpinan KPK saat itu, yaitu Firli Bahuri, Alexander Marwata, dan Johanis Tanak. Firli Bahuri sendiri pada saat itu sudah menjadi tersangka atas dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Presiden Jokowi kemudian pada Jumat malam (24/11/2023) mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian sementara Firli Bahuri dari jabatan Ketua KPK dan menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua Sementara KPK. (RED)

Berita Terkait

GSBI Menghimbau Aksi May Day Tetap Damai Tanpa Adanya Aksi Anarkisme
Ketua KPK Firli Bahuri Tersangka, Diminta Mundur dan Terancam Hukuman Seumur Hidup
[Disinformasi] Luhut Binsar Pandjaitan Mengundurkan dari Jabatannya
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:17 WIB

Kakanwil Kemenkumham Sumut Pantau Langsung Pelaksanaan Tusi Rutan Labuhan Deli

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:29 WIB

Transformasi Rumah Detensi Imigrasi Medan: Lebih dari Sekadar Menjaga Deteni

Jumat, 10 Mei 2024 - 08:45 WIB

PT Sidojadi Kebun Sei Parit Terima Pertemuan Bipartit Bersama Pengurus Cabang dan PUK FSP PP SPSI kab.Serdang Bedagai

Jumat, 10 Mei 2024 - 06:34 WIB

Diklaim Punya Hutang, PT ABL Digugat Rekannya Rp 2,6 Miliar

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:50 WIB

Dorong Satker Kumham Sumut Raih WBK, Agung Krisna Beri Arahan Persiapan Evaluasi PZI Menuju WBK Tahun 2024

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:52 WIB

BERI REKOMENDASI HAK INTEGRASI MELALUI SIDANG TPP

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:35 WIB

PERKUAT POLA PIKIR DAN OPTIMALNYA BUDAYA KERJA LEWAT APEL PAGI

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:03 WIB

Danmenarmed 2 Kostrad Berikan Arahan, Motivasi dan Reward Prajuritnya Berprestasi

Berita Terbaru