GSBI Menghimbau Aksi May Day Tetap Damai Tanpa Adanya Aksi Anarkisme

Avatar

- Redaksi

Selasa, 30 April 2024 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Momentum peringatan hari buruh yang jatuh pada hari Rabu tanggal 1 Mei 2024, menjadi tradisi bagi kelompok buruh untuk melakukan berbagai kegiatan peringatan hari buruh baik berupa aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi kaum buruh, kegiatan diskusi dan kegiatan lain selaras dengan nuansa hari buruh.

Beberapa elemen buruh dari berbagai daerah akan melaksanakan aksi unjuk rasa di Jakarta dengan mengangkat isu utama perbaikan nasib buruh dan menolak serta menuntut pemerintah serta mencabut UU omnibuslaw yang dinilai merugikan nasib buruh.

Sejalan dengan hal tersebut, Rudi HB Daman, selaku Ketua Umum GSBI dan beberapa kepala bagian GSBI, mengajak Pekerja/Serikat Buruh untuk bersama-sama merayakan Hari Buruh Internatasional (May Day) 2024 dengan ikut serta dalam aksi unjuk rasa dengan tertib, aman, damai dan tidak anarkis

Kelompok Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) menyumbang sekitar 1.000 massa pada aksi unjuk rasa May Day 2024 dan siap bertanggung jawab menjaga aksinya untuk tetap damai serta akan memagari kelompoknya dari provokator

“Kelompok GSBI siap menjaga aksinya agar tetap damai dan jika ada isu-isu yang tidak enak didengar, dipastikan bukan dari GSBI mereka hanyalah provokator dan kami siap memagari kelompok kami agar tidak sisusupi oleh provokator, Kami memastikan GSBI tidak akan melakukan aksi anarkis yang dapat memicu terganggunya Sitkamtibmas selama pelaksanaan aksi,” ungkapnya melalui keterangan, Selasa (30/4).

Ketum GSBI juga menyebut, Aksi damai 1 Mei 2024 sama sekali tidak terafiliasi dengan kepentingan politik praktis maupun elit Politik. “GSBI murni berfokus untuk memperjuangkan hak – hak dan kesejahteraan buruh,” tegasnya.

Lebih jauh Rudi HB menyampaikan, ada banyak hal permasalahan buruh saat ini yang belum terselesaikan, sehingga yang bersangkutan berharap pemerintah lebih akomodatif dalam menyikapi aspirasi buruh dikarenakan buruh juga memegang peran penting dalam pembangunan bangsa sehingga aspirasinya selayaknya diakomodir oleh pemerintah, pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Pimpinan KPK Beda Sikap, Pengusaha Suryo Belum Tersangka
Ketua KPK Firli Bahuri Tersangka, Diminta Mundur dan Terancam Hukuman Seumur Hidup
[Disinformasi] Luhut Binsar Pandjaitan Mengundurkan dari Jabatannya
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:17 WIB

Kakanwil Kemenkumham Sumut Pantau Langsung Pelaksanaan Tusi Rutan Labuhan Deli

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:29 WIB

Transformasi Rumah Detensi Imigrasi Medan: Lebih dari Sekadar Menjaga Deteni

Jumat, 10 Mei 2024 - 08:45 WIB

PT Sidojadi Kebun Sei Parit Terima Pertemuan Bipartit Bersama Pengurus Cabang dan PUK FSP PP SPSI kab.Serdang Bedagai

Jumat, 10 Mei 2024 - 06:34 WIB

Diklaim Punya Hutang, PT ABL Digugat Rekannya Rp 2,6 Miliar

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:50 WIB

Dorong Satker Kumham Sumut Raih WBK, Agung Krisna Beri Arahan Persiapan Evaluasi PZI Menuju WBK Tahun 2024

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:52 WIB

BERI REKOMENDASI HAK INTEGRASI MELALUI SIDANG TPP

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:35 WIB

PERKUAT POLA PIKIR DAN OPTIMALNYA BUDAYA KERJA LEWAT APEL PAGI

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:03 WIB

Danmenarmed 2 Kostrad Berikan Arahan, Motivasi dan Reward Prajuritnya Berprestasi

Berita Terbaru