Kasus Panganiayaan Viral di Medsos, Ibu Korban Minta Pelaku di Tahan

Redaksi Medan

- Redaksi

Rabu, 1 Mei 2024 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN

UA (14) warga Jalan Pendidikan Dusun I, Air Batu, Kabupaten Asahan menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh dua pelaku berinisial AEP dan ASB. Peristiwa penganiayaan tersebut sempat viral di media sosial hingga akhirnya diketahui oleh ibu korban Nuraini, hingga melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polres Asahan.

Diceritakan Ibu korban, peristiwa penganiayaan terhadap anaknya tersebut diketahuinya dari video yang diunggah di media sosial Whatsapp, terjadi pada Rabu 19 Juli 2023, sekira pukul 12.10 Wib, di Dusun IV Desa Aik Teluk Kiri, Kec. Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, disalah satu cakruk atau pos.

“Sempat viral kasus pemukulan terhadap anak saya tersebut. Dalam video yang berdurasi sekitar 19 detik tersebut, awalnya salah seorang pelaku yang memakai celana pendek hitam dengan kaos biru menarik paksa anak saya, namun anak saya menolak, hingga melakukan perlawanan. Karena kesal pelaku yang memakai celana pendek dengan kaos biru tersebut langsung memukul seng cakruk”, jelas Nuraini.

Lebih lanjut diungkapkan Nuraini, namun secara tiba-tiba anak laki-laki yang menggunakan kemeja dengan motif bunga-bunga dan memakai celana panjang jeans datang menyerang anaknya.

“Setelah anak lelaki yang celana pendek dan kaos biru gagal menarik anak saya, kemudian anak lelaki yang menggunakan kemeja dengan motif bunga-bunga, memakai celana panjang jeans langsung menyerang dengan cara menunjang, kemudian menarik paksa anak saya, dan langsung memukuli kepala anak saya hingga berkali-kali. Melihat peristiwa itu saya sampai menangis, karena anak saya ditunjang dan dipukuli didepan teman-teman wanitanya, hingga akhirnya ada dua orang datang melerai dan menarik pelaku, supaya anak saya berhenti dipukuli”, ujar Nuraini.

Tidak terima anaknya menjadi korban pengeroyokan hingga dipukuli, Nuraini yang sehari-hari berprofesi sebagai guru tersebut melaporkan peristiwa penganiayaan anaknya ke Unit PPA Satreskrim Polres Asahan, yang tertuang dalam laporan polisi Nomor : STTLP/551/VII/SPKT/Polres Asahan/Polda Sumut, pada 19 Juli 2023.

Nuraini menyebutkan, saat ini kasus penganiayaan terhadap anaknya tersebut sudah masuk ke tahap persidangan, namun pelaku tidak juga ditahan, dengan alasan masih anak dibawa umur.

Anehnya lanjut nuraini,setelah peristiwa tersebut dilaporkannya ke polres Asahan, tidak ada salah satu orang tua pelaku yang berniat baik untuk datang minta maaf, malahan mempersalahkan pihak korban kenapa langsung melaporkan ke polres Asahan, seharusnya kan bisa melalui kepala Dusun atau Lurah jadi saya kan bisa dan mau datang untuk damai, karena pihak korban sudah melaporkan ke polres Asahan pelaku tidak mau datang untuk meminta maaf.

“Dari hasil visum yang dilakukan, akibat peristiwa penganiayaan tersebut, perut anak saya dan kepalanya sakit karena ditunjangi serta dipukuli berkali-kali. Ada luka memar dibagian leher kanan serta luka memar ditangan sebelah kanan”.

“Saya berharap pihak Kejaksaan adil dalam memutuskan masalah ini, jangan karena alasan anak dibawah umur jadi pelaku tidak bisa ditahan, karena didalam bukti video sudah jelas pelaku secara membabi buta menunjangi serta memukuli anak saya seperti orang kesurupan, dan satu hal orang tua pelaku juga tidak ada niat mendorong atau mengarahkan anaknya untuk meminta maaf, malahan dengan menawarkan uang Rp.1 juta kepada saya untuk berdamai. Dalam kasus ini saya tidak membutuhkan uang, saya minta hukum harus tegak membela yang benar dan terzolimi. Jadi sekali lagi saya berharap kepada bapak Hakim terhormat, untuk bijaksana dalam menangani kasus ini, dan menghukum pelaku sesuai perbuatannya”, harap Ibu Korban. (Red)

Berita Terkait

Ahli Waris Geruduk PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar Ganti Untung Tanah Milik Pakki Hadji
Ketua Ir Erry Sukartono S Hadiri Muscab ke X PC 0203 Binjai : “GM FKPPI Sumut Usung Kesuksessan Pilkada Serentak 2024”
Meriahkan Puncak Perayaan Ke-60, Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2024
Atas Perintah Kapolsek Percut Sei Tuan, Kanit Reskrim Japri Simamora S.H.,MH Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Sekaligus Pembakaran Toko Grosir
908 Warga Binaan Lapas Binjai Kanwil Kumham Sumut Terima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1445 H
Rutan Pangkalan Brandan Gelar Apel Siaga Dan Razia Gabungan Bersama APH Menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60
KAMIS SEHAT DENGAN SOSIALISASI DAN COFFEE MORNING BERSAMA WARGA BINAAN
ERATKAN SILATURAHMI MELALUI SAFARI RAMADHAN DAN BUKA BERSAMA

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:17 WIB

Kakanwil Kemenkumham Sumut Pantau Langsung Pelaksanaan Tusi Rutan Labuhan Deli

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:29 WIB

Transformasi Rumah Detensi Imigrasi Medan: Lebih dari Sekadar Menjaga Deteni

Jumat, 10 Mei 2024 - 08:45 WIB

PT Sidojadi Kebun Sei Parit Terima Pertemuan Bipartit Bersama Pengurus Cabang dan PUK FSP PP SPSI kab.Serdang Bedagai

Jumat, 10 Mei 2024 - 06:34 WIB

Diklaim Punya Hutang, PT ABL Digugat Rekannya Rp 2,6 Miliar

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:50 WIB

Dorong Satker Kumham Sumut Raih WBK, Agung Krisna Beri Arahan Persiapan Evaluasi PZI Menuju WBK Tahun 2024

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:52 WIB

BERI REKOMENDASI HAK INTEGRASI MELALUI SIDANG TPP

Rabu, 8 Mei 2024 - 01:35 WIB

PERKUAT POLA PIKIR DAN OPTIMALNYA BUDAYA KERJA LEWAT APEL PAGI

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:03 WIB

Danmenarmed 2 Kostrad Berikan Arahan, Motivasi dan Reward Prajuritnya Berprestasi

Berita Terbaru